Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

105
0
BERBAGI

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini! –Ada nasihat yang mengatakan, “lihatlah APA yang dikatakan jangan melihat SIAPA yang mengatakan.” Dan apabila yang dikatakannya tersebut BAIK maka kita pun berhak mengambil manfaat dari kebaikannya itu. Sebaliknya apabila yang dikatakannya tersebut jelek maka kita tinggalkan kejelekannya tersebut sekalipun keluar dari mulut seorang pencuri atau pendosa.

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Seperti artikel berikut, redaksi tidak tahu siapa sosok penulis yang mengomentari artikel Arti & Kekuatan Doa Menurut Islam. Bukan kami menuding dia ahli kejelekan melainkan lebih ketidakpastian siapa sebenarnya penulis artikel ini. Namun yang jelas, dari tulisan yang diungkapkan terdapat hikmah yang bisa dipetik dan dijadikan pegangan bagi kita semua … Berikut petikannya.

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Assalamualaikum wr. Wb. …
Salam sahabat, perkenalkan nama saya Rully Wicaksono. Asal saya demak, niat saya hanya ingin berbagi kebaikan khusus kepada orang yang mengalami kesusahan.

Bismillahirrahmanirrahim
Percaya tidak percaya, semua kembali pada pengalaman saya 6 tahun yang lalu. Awalnya, saya seorang pengusaha yang bisa dibilang sukses, tapi banyak yang tidak suka kalau saya sukses. Bisnis saya bangkrut, saya punya anak dua dan masih kecil-kecil. Saya sempat putus asa dan tidak tahu mau berbuat apa? Hutang di bank hampir 2 milyar, pun pada perorangan.

Utang saya kian menumpuk ditambah dengan bunga, bahkan rumah saya serta pabrik pun disita oleh bank. Pada saat itu, saya sempat putus asa dan saya sempat mau mengakhiri hidup, namun setiap saya melihat keluarga, semua putus asa saya hilang. Iktiar demi iktiar saya lakukan, tapi mengalami jalan buntu. Teman dan saudara semua menghindar.

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Ya begitulah … Di kala kondisi sedang senang serta banyak uang – Bak gula dikerumini semut – semua orang mendekat. Tapi tidak sebaliknya. Tersirat dalam hati, tersungkur di depan sajadah, dosa apa yang saya lakukan ya tuhan? Padahal di kala sukses saya termasuk orang yang dermawan, suka membantu teman, tetangga dan keluarga. Kini saya larut dalam kesedihan, kesusahan dan penderitaan.

Ya tuhan … Saya baru sadar, bahwa selama ini usaha dan bisnis saya didapati dari hasil uang riba yang saya putarkan. Bulan terus berganti, tidak terasa sudah hampir 2 tahun saya berusaha untuk bangkit.

Apapun pekerjaannya saya lakukan, bahkan saya hingga menjadi kuli bangunan, istri jualan sayur di pasar. Prinsip saya, yang penting halal. Berpuasa Senin dan Kamis pun saya amalkan dengan tujuan agar saya dimudah serta doa dan keinginan pun dikabulkan.

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Alhamdulillah … Ujian itu berakhir. Tuhan memberikan hidayahnya kepada saya meski pun lewat bantuan seorang Kyai. Beliau membimbing ke jalan yang lurus – jalan yang diridhoi.

Langkah kaki saya dibenarkannya, perbuatan yang selama ini salah arah dalam bisnis, ditunjukannya ke jalan yang benar. Beliau mengajarkan saya doa-doa2. Alhamdulillah … saya mampu merintis usaha.

Mulai dari nol walaupun harus sakit-sakit dahulu. ALLAHU AKBAR, 7 bulan menjalankan usaha yang baru saya rintis ini kini maju pesat. Doa saya diijabah, semua ini berkat bimbingan serta arahan dari orangtua.

Usaha saya sangat pesat berkembang!

Ingin Terbebas dari Riba? Baca Artikel Ini!

Alhamdulillah ya ALLAH. Saat menulis kisah ini, saya sudah bangkit kembali dan bisa untuk membayar utang-utang. Rasa kepercayaan dari orang lain pun kini mulai timbul kembali. Dan Alhamdulillah  – saya sekeluarga sudah berangkat umrah.

Hanya ALLAH yang bisa membalas budi baik pak kyai yang sudah membantu tanpa Pamrih.

Doa tanpa usaha, adalah suatu kebodohan. Usaha tanpa doa adalah suatu KESOMBONGAN.

Yakinlah saudara-saudaraku …  Tiada satu manusia yang lolos dari cobaan, godaan dan ujian. Allah senantiasa menguji sesuai kadar diri kita masiang-masing.

Pembaca … Yuk banyak sholat dhuha. Banyak sholat Tahajud. Banyak berbagi dan bersedekah. Karena dengan sedekah suatu saat sedekah itulah yang akan menolong diri kita sendiri.

Utang tetaplah utang. Ia harus dilunasi, Sebab utang akan dibawa sampai mati dan harus dipertanggungjawabkan dihadapan Allah swt.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan …. Semoga menginspirasi Anda semua …. Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY